Program Pemasangan lampu penerangan pada pemakaman umum di padukuhan mojo

Area Tempat Pemakaman Umum (TPU) selama ini dikenal menyeramkan. Namun, kelompok 3 dari KKN STPMD APMD Yogyakarta mempunyai ide untuk membuat penerangan jalan menuju tempat pemakaman umum yang berada di Padukuhan Mojo. Hal ini sangat di apreasiasi oleh warga masyarakat padukuhan mojo, karena hal ini mengurangi rasa ketakutan / kekhwatiran ketika melintasi jalan area pemakaman.

SOSIALISASI EKONOMI KREATIF DI PADUKUHAN SEMBUKU

Kegiatan program sosialisasi ekonomi kreatif dan pelatihan praktek pengolahan hasil pertanian .
Program ini dibuat oleh Kelompok 4 KKN 51 STPMD APMD YOGYAKARTA , karena untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang pengolahan makanan dari hasil pertanian untuk menambah penghasilan perekonomian warga Padukuhan Sembuku .
Mengapa hal ini kita sosialisasikan ? alasannya karena warga Padukuhan Sembuku selama ini menjual langsung hasil pertanian ke tengkulak sehingga dengan adanya ini maka mereka bisa mendapatkan penghasilan lebih dan menekan harga dari tengkulak .

video kegiatan praktek pengolahannya : https://youtu.be/2jq1__OKV08

PEMASANGAN PLAT NOMOR RUMAH DI PADUKUHAN SEMBUKU

Akhir-akhir ini kita jumpai semakin menjamurnya rumah yang dibangun di berbagai lokasi yang tersebar disemua wilayah yang dianggap strategis, aman dan nyaman. Tumbuhnya pembangunan rumah yang pesat berkonsekwensi dengan semakin banyaknya jumlah hunian yang dapat ditinggali. Dalam suatu kawasan padukuhan, umumnya memiliki model dan tipe yang sejenis atau mirip. Sehingga hampir tidak terlihat perbedaan yang mencolok antara satu rumah dengan rumah lainnya. Kondisi ini tentu membutuhkan sebuah media informasi yang akan menunjukkan kepada umum tentang lokasi rumah seseorang. Media yang paling mudah adalah penomoran.

Penomoran sangatlah penting bagi penghuni terutama terkait dengan surat menyurat, domisili pada identitas rumah, seperti nama desa/kelurahan, nama jalan, nama blok, nama perumahan beserta nomor rumah yang juga tak kalah penting. Nomor rumah selalu ekslusif untuk satu rumah. Sebab sebuah nomor rumah menunjuk pada satu alamat rumah saja. Mungkinkah satu rumah memiliki dua nomor rumah? Atau mungkinkah dua rumah memiliki nomor rumah yang sama? Tentu saja jawabannya tidak. Setiap rumah memiliki nomor rumah tertentu yang berbeda dengan nomor rumah yang lain.

Manfaat dan fungsi nomor rumah diantaranya sebagai media koresponden/surat menyurat, menentukan lokasi kita, artistik pada diding rumah, identitas penghuni, dan mempermudah orang lain agar lebih mudah dalam mencari alamat.

Demikian pentingnya penomoran sebuah rumah dalam kehidupan sosial kita sehingga kita tidak khawatir kawan, kerabat, kolega atau rekan bisnis yang ingin mengunjungi rumah kita kebingungan dan nyasar tak tentu arah. Juga kiriman barang atau dokumen penting yang dialamatkan kepada kita, akan mudah sampai dan kecil kemungkinannya untuk tidak sampai.

Di samping sebagai media informasi, sedikit banyak nomor rumah menambah kesan tertentu bagi rumah dan pemilik rumah. Nomor rumah yang unik dan berbeda dari sekitarnya, akan memiliki kesan yang akan dikenang orang yang melihatnya, sehingga akan mudah mengingatnya.

MENCERAHKAN PADUKUHAN SEMBUKU DENGAN NEONISASI

Berada di bawah rimbun pepohonan, Dukuh Sembuku, Dadapayu merupakan lokasi yang sangat nyaman untuk ditinggali. Segar dan asri. Tapi bagaimana jika matahari telah terbenam? Malam hari menjadi begitu pekat, sementara warga sering memiliki aktivitas malam hari, melewati jalanan padukuhan yang gelap gulita. Kenyamanan yang muncul pada siang hari mendadak sirna setiap malamnya.

Menyadari pentingnya penerangan di malam hari di Dukuh Sembuku ini, tim KKN68 membuat program neonisasi. Dalam program ini, tim KKN menyediakan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk neonisasi sementara pelaksanaannya, tim KKN bekerja sama dengan warga, khususnya pemuda yang secara antusias ikut mempertimbangkan lokasi strategis yang hendak dipasangi neon sampai pada pemasangannya. Untuk listrik, warga Dukuh Sembuku sangat kooperatif dengan memberi aliran listrik secara cuma-cuma untuk menerangi jalanan padukuhan. Kegiatan pemasangan yang membutuhkan waktu dua hari ini berjalan lancar berkat respon positif yang diberikan warga setempat.

Kini melewati jalanan Dukuh Sembuku tidak lagi gelap. Apalagi saat neonisasi dilaksanakan bertepatan dengan Bulan Ramadhan di mana warga sering keluar pada malam atau dini hari untuk sholat berjamaah, tarawih berjamaah, dan tadarusan. Keberadaan neon di tempat strategis sangat membantu warga setempat sekaligus membuat padukuhan terasa lebih nyaman pada malam hari.

 

Perlengkapan Perpustakaan Masjid Al Ma’ruf

Salah satu sarana umum masyarakat di Dusun Sembuku adalah Masjid Al-Ma’ruf. Masjid yang baru saja dibangun lebih besar ini diresmikan pada hari Jum’at, 28 Juli 2013 sehingga masih tergolong bangunan baru dan perlu dilengkapi dengan berbagai fasilitas tambahan. Selain sebagai tempat sholat, Masjid ini seringkali digunakan untuk kegiatan-kegiatan agama dimana banyak perkumpulan masyarakat baik tua maupun muda, seperti TPA misalnya, berupa mengaji iqro’, doa-doa, dan Al-Qur’an.

Dalam agama Islam, ada banyak hal yang perlu diketahui Sebagai bentuk amalan. Hal ini perlu diajarkan kepada masyarakat, baik masyarakat maupun anak-anak sebagai bentuk pendidikan sejak dini. Dengan tujuan memfasilitasi pembelajaran agama, kami terinspirasi untuk melengkapi masjid Al-Ma’ruf ini dengan beberapa buku yang akan diletakkan di perpustakaan masjid. Beberapa buku tersebut antara lain adalah buku cerita kisah Nabi dan Rasul, kumpulan doa sehari-hari, tata cara sholat, poster huruf hijaiyah serta tambahan dari beberapa orang penyumbang buku yang terkumpul hingga 66 buku.
Dengan adanya tambahan buku-buku ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan agama dalam segala aspek kehidupan bagi masyarakat sembuku khususnya serta memfasilitasi semua warga yang hendak membaca di perpustakaan Masjid Al-Ma’ruf. Selain buku, beberapa fasilitas juga ditambahkan, yaitu poster-poster untuk mempermudahkan anak-anak belajar agama seperti tata cara sholat, tata cara wudhu, ayat kursi, dan huruf hijaiyah.